Reksadana Pasar Uang, Investasi dengan Banyak Nilai Lebih

Khusus untuk Anda yang sudah memikirkan kehidupan untuk jangka waktu kedepan, hingga puluhan tahun ingin hidup lebih baik dan kondisi ekonomi yang selalu tercukupi, maka mulai dari sekarang sebaiknya putuskan untuk berinvestasi. Investasi adalah cara yang paling tepat dalam mengelola keuangan menjadi lebih baik. Karena nantinya uang bisa dilipat gandakan dengan cepat sehingga tak tergerus arus inflasi yang membuat nilainya kian turun. Ada banyak pilihan instrumen yang bisa dijadikan sebagai alternatif, salah satu diantaranya adalah reksadana pasar uang .

Nama reksadana sendiri pastinya bukan hal yang baru lagi, sebuah investasi berbasis himpunan dana dari banyak investor yang nantinya digunakan untuk membeli sebuah produk investasi tertentu, bisa diantaranya adalah dengan investasi pada saham, deposito atau yang lainnya, karena dana dihimpun dari banyak orang maka jika ada keuntungan juga dibagi bersama, sebaliknya ketika ada kerugian dari investasi tersebut maka tak perlu khawatir, mengingat juga akan dibagi atau ditanggung bersama juga.

Investasi semacam itu memang jauh lebih aman bagi pemula yang masih awam dalam dunia ini. Salah satu yang sering kali menjadi pilihan masyarakat adalah reksadana pasar uang, dimana mereka memilih untuk menginvestasikan dana tersebut kepada produk surat hutang ataupun juga deposito. Sebenarnya memang ada banyak keuntungan memilih pasar uang sebagai instrumen investasi ini, diantaranya adalah:

  1. Nilai keuntungan yang tinggi, seperti yang diketahui bahwa deposito sendiri nilai suku bunga yang ditawarkannya memang lebih tinggi berkali-kali lipat dibandingkan dengan tabungan biasa. Tentunya dengan hasil yang menjanjikan ini, maka tak heran jika banyak yang kemudian menjadikannya sebagai pilihan investasi mereka. Keuntungan atau bunga yang didapatkan disini mencapai 4 hingga 6%, sangat tinggi bukan.
  2. Jangka waktunya lebih cepat, sudah ada waktu pasti dimana investasi tersebut nantinya bisa diambil, tak seperti saham atau yang lainnya, dimana mereka hanya bisa menjual pada saat-saat tertentu saja, ketika kondisi stabil dan nilainya juga tinggi, bahkan juga tak jarang diantaranya ketika kondisi sudah stabil MI juga tak kunjung menjual saham tersebut, sehingga tak bisa dijanjikan kapan bisa dicairkan. Namun jika investor memilih pasar uang, maka waktu sudah pasti, yaitu paling tidak 1 tahun.
  3. Jumlah minimum atau modal yang dibutuhkan paling rendah, faktanya memang dibandingkan dengan saham atau investasi campuran, maka jika melihat dari nilai minimum tawaran modal, maka bisa dikatakan bahwa pasar uang ini yang paling rendah. Nilai mulai dari 100 ribu rupiah saja sudah bisa dijadikan sebagai modal untuk memulai investasi Anda, jadi apa salahnya untuk memilihnya, ketika memiliki modal terbatas, toh jumlah keuntungan yang didapatkan juga terbilang menggiurkan.
  4. Bisa mengambil dana secara fleksibel tanpa dikenai dengan denda, ada kalanya ketika investor memilih untuk menarik dana mereka di awal, sebelum masa perjanjian maka akan dikenai dengan denda, nilainya juga tak bisa dikatakan sedikit, namun berbeda ketika Anda memilih untuk investasi ke pasar uang, karena tak ada denda yang diberikan meskipun diambil sebelum masa perjanjian tersebut.

Jadi bagaimana, tertarik untuk investasi reksadana pasar uang, tak perlu ragu menjadikannya sebagai pilihan, apalagi dengan banyaknya keuntungan yang ditawarkan tersebut. Karena sebagian diantara masyarakat lebih memilih investasi yang paling aman untuk mereka, khususnya dengan modal yang kecil. Investor pemula bisa memilih reksadana ini.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *