Inilah Cara Memilih Baju Gamis Syar’i ke Kantor

Siapa bilang baju gamis syar’i tidak bisa dipakai ke kantor? Namun, sebelum menggunakannya, pastikan kebijakan kantor Anda lihat lagi. Apakah termasuk yang membolehkan baju bebas atau tidak. Jika boleh, maka informasi berikut ini patut Anda simak. Pasalnya, Anda bisa mengeksplor penggunaan gamis agar tidak monoton dipakai pada hari raya saja.

1.             Polosan

Apabila Anda ingin mengenakan gamis, pastikan Anda memilih gamis yang polos. Pasalnya, gamis yang polos terlihat lebih formal daripada yang terlalu bermotif. Namun, apabila Anda ingin mengenakan yang bermotif, pilihlah motif kecil-kecil dan berlenggang. Jangan memilih motif yang terlalu berdekatan dan motifnya besar. Misalnya saja motif bunga yang dililiti dengan akar.

2.             Pakai 2 Sampai 4 Warna

Apabila Anda sudah menemukan gamis yang polos, saatnya Anda menentukan khimar yang Anda kenakan. Usahakan Anda memilih khimar dengan 1 warna saja. Hindari memakai khimar yang terlalu mengandung banyak warna dan bermotif yang terlalu ramai. Apalagi yang memiliki warna gradasi terlalu mencolok. Hal ini kurang terlihat sopan mengingat kantor adalah tempat yang formal.

Bisa juga Anda menyesuaikan dengan warna gamis lainnya yang Anda kenakan. Misalnya gamis yang Anda memiliki warna hijau botol dengan hitam. Anda bisa memilih warna hijau botol atau warna hitam untuk khimarnya. Setidaknya pilihlah 2 sampai 4 warna secara keseluruhan saat hasil akhir penampilan telah terlihat.

3.             Warna Setingkat di Atas Warna Utama

Pemilihan warna juga mempengaruhi terhadap hasil akhir. Oleh karena itu, pilihlah warna gamis yang senada 1 tingkat di atas warna khimar atau sebaliknya. Misalnya, Anda mengenakan gamis hitam. Pemilihan warna khimar jangan menggunakan warna hitam. Melainkan Anda bisa memilih warna merah marun.

Begitu juga dengan warna yang lainnya. Apabila Anda memilih gamis warna kuning, warna khimar yang Anda pilih setidaknya 1 tingkat di atas warna kuning, misalnya orange. Jadi, jangan mengenakan warna senada yang sama persis yang sedang Anda kenakan. Hal ini dikarenakan warna khimar atau baju gamis syar’i Anda menjadi mati atau tidak kentara dengan bagus.

4.             Model H Line atau A Line

Saat ingin mengenakan baju gamis syar’i ke kantor, usahakan Anda memilih gamis yang memiliki model H line atau A line. Jangan memilih gamis yang memiliki model bawah terlalu lebar atau seperti payung besar. Selain itu, hal ini juga bisa mempermudah Anda dalam melakukan mobilisasi.

Dalam pemilihan model, alangkah lebih baik Anda menyesuaikan dengan jarak langkah kaki yang Anda tempuh. Apabila pemilihan model H line terlalu membatasi langkah kaki Anda bergerak, maka Anda bisa memilih model A line. Begitu juga sebaliknya, jika A line kurang nyaman bagi Anda plilihlah H line.

5.             Kurangi Aksen-Aksen Ramai

Saat di kantor, lebih baik Anda mengenakan gamis yang tidak terlalu memiliki aksen ramai. Misalnya lipatan-lipatan pemanis gamis yang terlalu banyak. Bisa juga bentuk renda-renda yang terlalu berjubel berada di bagian bawah dan lain sebagainya.

6.             Bahan yang Nyaman

Tentu hal ini yang menjadi pertimbangan paling penting. Jangan sembarang memilih bahan gamis saat Anda menginginkan menggunakannya di kantor. Apalagi bahan kaos yang terkesan kurang cocok dikenakan. Lebih baik Anda memilih bahan wolfis sebagai khimarnya dan bahan wollycrepe untuk gamisnya.

Jika Anda memiliki bahan lainnya yang lebih bagus, maka silakan mengenakan itu. Setidaknya Anda memilih bahan yang pas dan cocok dikenakan saat berada di kantor. Itulah beberapa informasi mengenai baju gamis syar’i yang bisa Anda coba dan kreasikan. Jangan lupa, belinya di blibli.com ya, karena pilihan gamisnya banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *