5 Makna Khusus dalam Lagu Berjudul Kita karya Agrikulture Band

Nyanyi tanpa mengetahui makna liriknya ibarat nasi tanpa lauk. Kurang lengkap. Bagi kamu yang suka dengerin lagu berjudul “Kita” karya Agrikulture Band siapkan diri kamu. Soalnya kita nanti akan bahas makna khusus di balik lagu yang sangat sederhana, tetapi cukup mendalam ini. Biar kamu tidak tersesat, tulis dulu lirik lengkapnya, ya.

1. Hidup itu Berima dan Berirama

Apa bedanya rima dan irama? Dalam perpuisian, rima itu salah satu elemen yang mampu membuat barisan antar kalimat memiliki nada. Jadi ketika kalimat diucapkan dan disambung ke kalimat berikutnya ada korelasi dari segi nada. Dalam lirik lagu “Kita”, bukan hanya rima saja yang ditonjolkan, tetapi juga irama karena memiliki kesatuan makna per bait.

Sebagaimana hidup ini, maka selayaknya kita memiliki irama sendiri. Termasuk dalam hubungan asmara. Ada kalanya kamu memberi kejutan, ada kalanya menjalani hari-hari berdua saja, ada kalanya pula saling berpaling. Semua itu sudah diatur dalam perundang-undangan hidup berkualitas. Ada harapan, kecemasan, dan perasaan lain yang menyatu.

2. Kenyataan itu Manis dan Pahit

Dalam dunia percintaan, akhir-akhir ini sering terlontar satu pernyataan saja, bahwa “kenyataan itu pahit”. Iya untuk momen tertentu. Akan tetapi pada momen lainnya bicara bahwa kenyataan itu manis. Namun kebanyakan dari para penghamba cinta tidak bersyukur. Mereka lebih banyak memikirkan pahitnya percintaan daripada waktu terbaik yang dilalui.

Terutama pasca putus cinta. Mereka lalu mati-matian menyenandungkan lagu sedih. Seakan-akan Tuhan tidak adil dan tidak bersama dengan mereka. Bahkan ada pula yang sampai bunuh diri gara-gara cintanya tidak sesuai keinginan. Padahal sederhana. Kalau mereka mengingat atau menghapus kenangan indahnya, dijamin perasaan sedih itu akan hilang.

3. Cinta Terbaik itu Sahabat

Tidak ada cinta yang lebih baik daripada hubungan saling mengerti antar sahabat. Secara garis besar sepertinya condong ke arah kisah persahabatan. Namun tidak menutup kemungkinan pula diinterpretasikan jadi kisah dua sejoli dalam membangun asmara tanpa menyatakan cinta satu sama lain.

Dalam persahabatan, selalu ada perasaan saling memiliki. Namun hanya sebatas itu. Jadi tidak menutup kemungkinan kalau sepasang sahabat akhirnya menikah dan punya anak. Namun dalam menjalin hubungan persahabatan, jauh lebih akan kalau kamu berpatokan pada asas bersahabat saja. Tidak minta lebih, maupun berharap lebih. Semuanya standar saja.

4. Cinta itu Abadi

Cinta itu tidak ada matinya. Soalnya berbeda dengan keberadaan besi yang mampu berkarat dan rontok gara-gara kena asam. Cinta itu letaknya ada pada hati. Dia sifatnya seperti energi maupun virus. Dia tidak bisa dimatikan, tetapi bisa diciptakan. Dia akan terus muncul meskipun kamu sekuat tenaga menghancurkannya.

Jadi salah satu cara terbaik agar kamu tidak memikirkan seseorang lagi adalah dengan membekukan cintamu padanya. Sebagaimana virus, dia hanya bisa dibekukan. Jadi ketika beku dalam waktu lama, secara otomatis perasaanmu akan berganti pada yang lain. Begitulah cara kerja cinta pada hati-hati manusia.

5. Indahnya Mengejar Mimpi bersama Sahabat

Banyak sekali tokoh dunia yang mampu mendapatkan mimpi besar mereka hanya dengan bersahabat. Contoh saja Jean Paul Sartre dengan Albert Camus. Kedua penulis filsafat itu selalu beradu argumen. Mereka saling mengkritik atas dasar persahabatan. Hasilnya mereka berdua sama-sama dinobatkan sebagai peraih nobel sastra (penghargaan tertinggi di dunia).

Selagi kamu masih punya sahabat, berbagilah bersamanya. Baik itu cinta, ilmu, maupun cita-cita masa depan. Kemudian bersainglah satu sama lain. Akan jauh lebih baik kalau cita-cita kalian sama. Jadi bisa saling mengkritisi. Meskipun mungkin berbeda pemikiran. Soalnya hanya kalian yang tahu apa yang berada di balik sudut hati masing-masing.

Dari sebuah lagu saja kamu bisa mendapatkan banyak hal. Itulah hebatnya lagu Band Agrikulture dibanding lagu lainnya. Lirik-liriknya terkesan sederhana, namun memiliki kekuatan yang sangat besar. Jadi sering-seringlah berinterpretasi terhadap lagu-lagu karya Agrikulture Band agar kamu semakin menghargai hidupmu sendiri.

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *